RSS Feed

LOGIC AND PHILOSOPHY OF SCIENCE

TEORI SOSIOLOGI

TUGAS MATA KULIAH LOGIC AND PHILOSOPHY OF SCIENCE

Disusun Oleh:

Alta Windiana (2006100141)

Devi Destiani (2006100242)

Fransiska (2006100059)

Krisniagasari (2006100265)

Yulina (2006100517)

Kelas 10-1A

SEKOLAH TINGGI ILMU KOMUNIKASI

LONDON SCHOOL OF PUBLIC RELATION

JAKARTA 2006

(18 Sept 2006)

DAFTAR ISI

Halaman Judul……………………………………………………………………………i

Kata Pengantar…………………………………………………………………………….ii

Daftar Isi………………………………………………………………………………….iii

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah………………………………………………………………1

1.2 Perumusan Masalah……………………………………………………………………1

1.3 Tujuan Penelitian………………………………………………………………………1

BAB II ANALISIS PEMBAHASAN

2.1 Teori Sosiologi

2.1.1 Definisi Etimologis………………………………………………………….2

2.1.2 Definisi Konseptual…………………………………………………………2

2.1.3 Definisi Operasional…………………………………………………………5

BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan……………………………………………………………………………6

3.2 Saran…………………………………………………………………………………..6

DAFTAR PUSTAKA……………………………………………………………………..7

iii

KATA PENGANTAR

Pertama-tama kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselesaikannya tugas ini. Kami juga berterima kasih kepada dosen mata kuliah Logic and Philosophy of Science kami atas bantuannya dalam proses pembuatan tugas ini.

Alasan kami memilih Teori Sosiologi sebagai tema tugas kami ialah karena sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang masyarakat, sehingga akan sangat berguna bagi kehidupan kita sehari-hari.

Isi dari tugas kami kali ini adalah pembahasan tentang teori-teori mengenai sosiologi. Kami memuat berbagai definisi dari sosiologi, baik itu definisi etimologis, definisi konseptual (dikemukakan oleh para ahli), dan definisi operasional (kesimpulan).

Sebelumnya kami memohon maaf apabila ada kata-kata atau isi dari tugas kami ini yang tidak berkenan di hati Anda para pembaca. Kiranya Anda bersedia memberikan kritik dan saran atas tugas kami ini sehingga lain kali kami akan dapat membuat yang lebih baik lagi. Selamat membaca.

Jakarta, 2006

Penulis

ii

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Mendengar kata sosiologi, pikiran kita akan tertuju pada suatu system kemasyarakatan. Ilmu sosiologi memang membahas tentang masyarakat. Tidak hanya membicarakan tentang konflik social seperti perang, atau berbagai ketegangan lainnya, tetapi lebih berkambang menjadi suatu ilmu yang membahas tentang berbagai kemajuan manusia dan melihat masyarakat sebagai sebuah sistem yang tersusun atas bagian-bagian yang saling bergantung, sebagaimana pada organisme hidup. Yang menarik adalah sosiologi bukan mencari sisi baik buruknya suatu fakta, tetapi menjelaskan fakta-fakta tersebut secara analitis. Lama-kelamaan, ilmu sosiologi kemudian berkembang pesat ke seluruh dunia, termasuk Indonesia.

1.2 Perumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, kami merumuskan suatu permasalahan yaitu apakah teori sosiologi itu jika dilihat dari definisinya, baik secara etimologis, konseptual, maupun operasional?

1.3 Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari pembuatan makalah ini adalah :

1.3.1 Memenuhi nilai tugas mata kuliah Logic and philosophy of science, serta sebagai penerapan teori sosiologi.

1.3.2 Mengetahui konsep-konsep dari sosiologi.

BAB II

ANALISIS PEMBAHASAN

2.1 Teori Sosiologi

2.1.1 Definisi etimologis

Istilah sosiologi merupakan perpaduan antara dua kata dari dua bahasa yang berbeda. Sosiologi berasal dari kata socio dan logy. Kata socio berasal dari bahasa Yunani yang berarti masyarakat. Sedangkan kata logy berasal dari bahasa Latin (logos) yang berarti studi dengan tingkat ketelitian dan kedalaman yang tinggi. Dengan demikian, sosiologi berarti studi masyarakat dengan tingkt generalisasi dan abstraktasi yang sangat tinggi.

( http://members.tripod.com/m muhayan/makalah/sosiologi.htm )

2.1.2 Definisi konseptual

a) Menurut Pitrim Sorokin :

“ Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka gejala sosial ( misalnya gejala ekonomi, gejala keluarga, dan gejala moral ), sosiologi adalah ilmu yang mempelajari gejala sosial dengan gejala nonsosial, dan yang terakhir, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari ciri-ciri umum semua jenis gejala-gejala sosial lainnya. ”

( http://id.wikipedia.org/wiki/Sosiologi#Pengertian Sosiologi )

b) Menurut Roucek dan Warren :

“ Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dalam kelompok-kelompok. ”

( http://id.wikipedia.org/wiki/Sosiologi#Pengertian Sosiologi )

c) Menurut William F.Ogburn dan Mayer F.Nimkopf :

“ Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya, yaitu organisasi sosial. “

( http://id.wikipedia.org/wiki/Sosiologi#Pengertian Sosiologi )

d) Menurut Max Weber

“ Sosiologi adalah ilmu yang berupaya memahami tindakan-tindakan sosial. “

( http://id.wikipedia.org/wiki/Sosiologi#Pengertian Sosiologi )

e) Menurut Selo Soemardjan dan Solaiman Soemardi

“ Sosiologi adalah ilmu kemasyarakatan yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial termasuk perubahan sosial.

( http://id.wikipedia.org/wiki/Sosiologi#Pengertian Sosiologi )

f) Menurut Paul B.Horton :

“ Sosiologi adalah ilmu yang memusatkan penelaahan pada kehidupan kelompok dan produk kehidupan kelompok tersebut.”

( http://id.wikipedia.org/wiki/Sosiologi#Pengertian Sosiologi )

g) Menurut Soejono Sukamto :

“ Sosiologi adalah ilmu yang memusatkan perhatian pada segi-segi kemasyarakatan yang bersifat umum dan berusaha untuk mendapatkan pola-pola umum kehidupan masyarakat. ”

( http://id.wikipedia.org/wiki/Sosiologi#Pengertian Sosiologi )

h) Menurut William Kornblum :

“ Sosiologi adalah suatu upaya ilmiah untuk mempelajari masyarakat dan perilaku sosial anggotanya dan menjadikan masyarakat yang bersangkutan dalam berbagai kelompok dan kondisi. “

( http://id.wikipedia.org/wiki/Sosiologi#Pengertian Sosiologi )

i) Menurut Allan Jhonson

“ Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari kehidupan dan perilaku, terutama dalam kaitannya dengan suatu sistem sosial dan bagaimana sistem tersebut mempengaruhi orang dan bagaimana pula orang yang terlibat didalamnya mempengaruhi sistem tersebut. “

( http://id.wikipedia.org/wiki/Sosiologi#Pengertian Sosiologi )

j) Menurut Charles Ellwood ( dalam Dra.Kun Maryati dan Juju Suryawati, 2004, 3 ) :

“ Sosiologi merupakan pengetahuan yang menguraikan hubungan manusia dan golongannya, asal dan kemajuannya, bentuk dan kewajibannya. “

k) Menurut Gustav Ratzenhofer ( dalam Dra.Kun Maryati dan Juju Suryawati, 2004, 3 ) :

“ Sosiologi merupakan pengetahuan tentang hubungan manusia dengan kewajibannya untuk menyelidiki dasar dan terjadinya evolusi sosial serta kemakmuran umum bagi anggota-anggotanya. “

l) Menurut Herbert Spencer ( dalam Dra.Kun Maryati dan Juju Suryawati, 2004, 3 ) :

“ Sosiologi mempelajari tumbuh, bangun, dan kewajiban masyarakat. “

m) Menurut Emile Durkheim ( dalam Dra.Kun Maryati dan Juju Suryawati, 2004, 3 ) :

“ Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari fakta-fakta sosial, yaitu yang berisikan cara bertindak, berpikir, dan berperasaan yang ada di luar individu. “

2.1.3 Definisi operasional

Berdasarkan pendapat para pakar, maka pengertian sosiologi dapat disimpulkan sebagai berikut :

a. Sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara suatu gejala sosial dengan gejala non sosial secara mendalam.

b. Sosiologi merupakan ilmu kemasyarakatan yang mempelajari stuktur sosial dan proses kemasyarakatan yang bersifat stabil termasuk perubahan sosial, terwujud dalam suatu ikatan interaksi sosial dan hasilnya yaitu organisasi sosial.

c. Sosiologi merupakan ilmu yang memusatkan perhatian secara mendalam pada segi-segi kemasyarakatan yang bersifat umum yaitu masyarakat dan perilaku sosial anggotanya dan berusaha mendapat pola-pola umum yaitu kelompok masyarakat serta kondisinya.

BAB III

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Berdasarkan teori-teori di atas, maka dapat disimpulkan bahwa

1) Secara etimologis, sosiologi berasal dari kata socio dan logy. Kata socio berasal dari bahasa Yunani yang berarti masyarakat. Sedangkan kata logy berasal dari bahasa Latin yang berarti studi dengan tingkat ketelitian dan kedalaman yang tinggi. Dengan demikian, sosiologi berarti studi masyarakat dengan tingkt generalisasi dan abstraktasi yang sangat tinggi.

2) Secara operasional :

i) Sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara suatu gejala sosial dengan gejala non sosial secara mendalam.

ii) Sosiologi merupakan ilmu kemasyarakatan yang mempelajari stuktur sosial dan proses kemasyarakatan yang bersifat stabil termasuk perubahan sosial, terwujud dalam suatu ikatan interaksi sosial dan hasilnya yaitu organisasi sosial.

iii) Sosiologi merupakan ilmu yang memusatkan perhatian secara mendalam pada segi-segi kemasyarakatan yang bersifat umum yaitu masyarakat dan perilaku sosial anggotanya dan berusaha mendapat pola-pola umum yaitu kelompok masyarakat serta kondisinya.

3.2 Saran

Seperti pepatah yg mengatakan: “Tak ada gading yang tak retak.”, maka penulis sangat mengharapkan saran dan kritik dari para pembaca untuk menyempurnakan karya tulis ini.

DAFTAR PUSTAKA

Sumber Buku :

Maryati,Dra.Kun dan Juju Suryawati,S.pd.2004.Sosiologi SMA untuk Kelas X.Jakarta:Esis.

Sumber Lain :

http://members.tripod.com/m_muhayan/makalah/sosiologi.htm

http://id.wikipedia.org/wiki/sosiologi#pengertian/sosiologi

http://encyclopedia.farlex.com/sociology

http://encyclopedia.thefreedictionary.com/p/sociology

http://en.wikipedia.org/wiki/sociology

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: